Jelang Laga PSM vs Persebaya, Lini Belakang Team Juku Eja Rapuh

MAKASSAR, NOTIZIA — PSM Makassar dipusingkan dengan kondisi lini belakang jelang duel panas melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (31/8/2025).

Dua pilar asing mereka, Aloisio Neto dan Victor Luiz, belum berada dalam kondisi prima akibat cedera.

Dalam sesi latihan di Stadion Kalegowa, Victor Luiz terlihat hanya berlatih ringan secara terpisah. Ia tidak ikut dalam simulasi taktik yang dipimpin pelatih Bernardo Tavares.

Kondisi berbeda dialami Aloisio yang sama sekali tidak terlihat dalam sesi latihan tim. Bek asal Brasil itu memang sudah menepi sejak laga kontra Semen Padang dan kini fokus pemulihan.

Dengan waktu persiapan yang semakin mepet, peluang Victor Luiz untuk tampil masih terbuka. Namun, situasi Aloisio membuat Tavares harus menyiapkan alternatif.

Sang pelatih kemungkinan menduetkan Gledson Paixao dengan Yuran Fernandes di jantung pertahanan, sementara posisi gelandang bertahan bisa ditempati M Arfan atau Akbar Tanjung.

Debut Latihan Gledson Paixio

Gledson Paixao, rekrutan anyar PSM, langsung mencicipi latihan bersama tim di Stadion Kalegowa sehari setelah tiba di Makassar, Rabu (27/8/2025).

Pada sesi awal, ia ditempatkan sebagai pengumpan bersama M Arfan, sedangkan Alex Tanque, Savio Roberto, dan Victor Dethan bertugas sebagai penyelesai. Dalam mini game 11 lawan 11, Gledson diplot sebagai jangkar distribusi bola ke lini serang.

Sementara itu, Persebaya Surabaya datang dengan modal besar. Green Force tampil produktif di tiga laga awal Super League 2025/2026 dengan koleksi enam gol—satu ke gawang Persita Tangerang dan lima saat melumat Bali United.

Pelatih Eduardo Perez mengaku puas dengan performa timnya, terutama barisan depan. Ia menaruh kepercayaan besar pada striker Montenegro, Mihailo Perovic.

“Sejak awal saya tidak khawatir dengan gol. Yang penting tim ini terus menciptakan peluang, dan itu yang membuat saya tenang,” ujar Perez.

Selain tajam, lini belakang Persebaya juga cukup solid dengan baru tiga kali kebobolan. Menurut Perez, keseimbangan antara menyerang dan bertahan menjadi modal penting menghadapi PSM di Parepare.

Menariknya, produktivitas Persebaya tidak bergantung pada satu nama. Francisco Rivera menjadi top skor sementara dengan dua gol, disusul Perovic, Bruno Moreira, Risto Mitrevski, dan Gali Freitas yang masing-masing menyumbang satu gol.

Perez memberi perhatian khusus pada peran Perovic meski baru mencetak sekali.

“Perovic bukan hanya soal jumlah gol, tapi bagaimana ia bekerja keras untuk tim. Itu yang membuatnya sangat penting,” katanya.

Ia juga menegaskan kebanggaannya terhadap semua pemain:

“Saya senang melihat kontribusi Mihailo, Gali, Risto, Nando, dan seluruh skuad. Karena kemenangan ini adalah hasil kerja mereka bersama,” pungkasnya. (Redaksi)

Leave a Reply